Tawuran Antarwarga Pecah di Manggarai, Tukang Parkir Terluka Bacok
Jakarta, 5 Mei 2025 – Tawuran antarwarga kembali mewarnai kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, pada Minggu malam (4/5/2025). Bentrokan fisik yang melibatkan warga RW 12 dan RW 04 ini dipicu oleh letusan petasan yang dilemparkan dari arah RW 12 menuju RW 04. Kejadian ini menimbulkan ketegangan di kawasan yang biasa ramai dengan aktivitas warga, dan berakhir dengan seorang tukang parkir terluka.
Insiden tersebut bermula sekitar pukul 19.30 WIB, ketika suara letusan petasan memicu respons warga RW 04 yang merasa terganggu. Dalam waktu singkat, kedua kelompok warga tersebut terlibat bentrokan di jalanan sekitar Stasiun Manggarai. Tawuran ini berlangsung hampir satu jam hingga pukul 20.30 WIB, meninggalkan jejak kekacauan di kawasan tersebut.
Seorang saksi mata, Budi (35), yang kebetulan berada di lokasi, menceritakan situasi saat tawuran berlangsung. "Saya sedang berjalan pulang dari warung ketika tiba-tiba terdengar suara petasan yang keras. Tidak lama setelah itu, warga dari RW 12 langsung menyerang warga dari RW 04. Semua orang lari ke mana-mana, saya juga takut dan mencari tempat berlindung," ujar Budi, yang menyaksikan peristiwa tersebut dari jarak dekat.
Kemacetan lalu lintas juga tidak terhindarkan akibat insiden ini. Video yang beredar di media sosial menunjukkan sejumlah kendaraan terjebak, sementara warga berlarian menjauhi lokasi kejadian. Pemandangan tersebut menambah kesan mencekam di kawasan yang sudah padat oleh aktivitas.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku tawuran yang terlibat dalam insiden ini. "Kami tidak akan ragu untuk memberikan sanksi bagi para pelaku tawuran, terutama yang menggunakan senjata tajam. Kami juga akan meningkatkan patroli dan pendirian posko terpadu di kawasan ini untuk mencegah kejadian serupa," tegas Ade.
Menurut keterangan pihak kepolisian, tawuran ini terjadi setelah petugas meninggalkan pos pantau untuk melakukan patroli keliling. Para pelaku memanfaatkan celah tersebut untuk melakukan aksinya di terowongan Manggarai. Polisi pun menyesalkan insiden tersebut dan berjanji akan meningkatkan pengawasan di masa depan.
Salah seorang warga, Rahmat (45), yang tinggal di kawasan RW 04, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kejadian ini. "Kami sudah sering mendengar tentang tawuran di sini. Tapi, yang kali ini benar-benar membuat kami takut. Harusnya ada tindakan tegas dari pemerintah agar kejadian seperti ini tidak terus berulang," ujar Rahmat.
Peristiwa tawuran ini menambah panjang daftar insiden serupa yang terjadi di kawasan Manggarai, yang dikenal rawan konflik antarwarga. Kejadian ini semakin memperburuk citra kawasan tersebut sebagai lokasi yang tidak aman. Dengan adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian, diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang dan situasi di wilayah tersebut dapat kembali kondusif.
Selain itu, pihak pemerintah setempat telah berjanji untuk melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk penyuluhan kepada warga mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan. Namun, banyak yang merasa langkah tersebut belum cukup untuk mengatasi akar masalah yang terjadi.

Komentar
Posting Komentar