KEMACETAN di SEKITAR STASIUN MANGGARAI MAKIN PARAH AKIBAT PEMBANGUNAN LRT
Pembangunan proyek LRT di Stasiun Manggarai menyebabkan kemacetan semakin parah. Penyempitan jalan dan perubahan jalur lalu lintas membuat arus kendaraan tersendat, terutama saat jam sibuk.
Foto: kumparan
Jakarta, 08 Maret 2025 – Kemacetan di sekitar Stasiun Manggarai semakin parah seiring dengan berlarut-larutnya pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) yang hingga kini belum rampung. Para pengguna jalan mengeluhkan waktu tempuh yang semakin lama akibat penyempitan jalur dan penumpukan kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Pembangunan LRT Jabodebek fase 2 yang melewati kawasan Manggarai telah dimulai sejak beberapa tahun lalu, tetapi hingga kini masih belum menunjukkan tanda-tanda selesai. Kondisi ini berdampak langsung pada lalu lintas di sekitar stasiun yang merupakan salah satu pusat transportasi tersibuk di Jakarta.
Jalan-jalan di sekitar lokasi proyek mengalami penyempitan akibat alat berat, material bangunan, dan pemasangan struktur LRT. Selain itu, perubahan jalur lalu lintas sementara yang diterapkan pemerintah dinilai kurang efektif mengatasi kepadatan kendaraan. Akibatnya, antrean panjang kendaraan terjadi hampir setiap hari, terutama di pagi dan sore hari ketika aktivitas masyarakat sedang tinggi.
Para pengendara dan pengguna transportasi umum merasakan dampak signifikan dari kondisi ini. Waktu tempuh yang biasanya hanya sekitar 30 menit bisa bertambah hingga lebih dari satu jam akibat kemacetan. Kondisi ini juga berdampak pada ketepatan waktu operasional angkutan umum seperti bus TransJakarta dan ojek daring yang sering terjebak di ruas jalan yang macet.
Selain itu, pejalan kaki dan pengguna sepeda motor juga menghadapi kesulitan akibat trotoar yang digunakan untuk kebutuhan proyek, membuat mereka harus berbagi ruang dengan kendaraan di jalan raya. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pejalan kaki yang kesulitan mencari jalur aman untuk melintas.
Pemerintah telah menerapkan sejumlah langkah untuk mengurangi dampak kemacetan, seperti rekayasa lalu lintas dan pengaturan ulang jalur kendaraan. Namun, upaya tersebut belum cukup mengatasi permasalahan yang ada. Koordinasi antara pihak proyek, pemerintah daerah, dan kepolisian lalu lintas masih perlu ditingkatkan agar penanganan lebih efektif.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelumnya telah mengusulkan pengaturan jam kerja bagi proyek LRT agar tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas pada jam sibuk. Namun, belum ada keputusan resmi terkait hal ini. Masyarakat berharap pemerintah segera mempercepat penyelesaian proyek agar kondisi lalu lintas kembali normal.
Kemacetan yang berkepanjangan ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada akses jalan di sekitar Stasiun Manggarai untuk beraktivitas sehari-hari. Pengguna jalan berharap ada percepatan dalam pembangunan LRT serta solusi yang lebih efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama proyek masih berlangsung.
Dengan langkah-langkah penanganan yang lebih baik, diharapkan kemacetan di sekitar Stasiun Manggarai bisa berkurang dan pembangunan LRT dapat segera selesai agar masyarakat dapat menikmati manfaatnya tanpa harus menghadapi gangguan lalu lintas yang berkepanjangan.

Komentar
Posting Komentar