Gelombang Protes di Depan Kedubes AS: Massa Serukan Keadilan untuk Palestina!
Jakarta, 21 Maret 2025 – Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta, Jumat (21/3). Mereka menuntut pemerintah AS menghentikan dukungannya terhadap Israel serta mendesak dunia internasional untuk bertindak tegas atas agresi yang terus berlangsung di Palestina.
Demonstrasi ini dimulai sejak pukul 10.00 WIB, dengan massa berkumpul di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka datang dari berbagai organisasi, termasuk kelompok aktivis, mahasiswa, dan tokoh masyarakat. Berbagai atribut aksi seperti bendera Palestina, spanduk bertuliskan “Stop Genosida di Palestina!”, “Boikot Israel, Boikot Amerika!”, serta poster bergambar anak-anak korban serangan Israel terlihat di antara para demonstran.
“Amerika Serikat harus bertanggung jawab atas dukungannya terhadap Israel! Mereka terus mengirimkan senjata dan dana yang digunakan untuk membantai warga Palestina. Kami menuntut keadilan!” teriak Ahmad Fauzi, salah satu pemimpin aksi.
Selain orasi, aksi teatrikal juga digelar oleh sekelompok demonstran. Mereka memerankan adegan yang menggambarkan penderitaan warga Gaza akibat serangan udara Israel, lengkap dengan suara sirine dan efek suara bom. Beberapa peserta aksi bahkan mengenakan pakaian berlumuran cat merah sebagai simbol darah para korban perang.
Aparat kepolisian telah bersiaga sejak pagi dengan menyiagakan ratusan personel guna mengantisipasi kemungkinan kericuhan. Barikade dipasang di sekitar Kedubes AS untuk mencegah massa mendekati gedung.
Sekitar pukul 12.30 WIB, ketegangan sempat meningkat ketika beberapa demonstran berusaha maju ke depan gerbang kedutaan. Mereka berusaha menyerahkan surat petisi yang berisi tuntutan penghentian dukungan AS terhadap Israel. Namun, aparat kepolisian segera membentuk barikade untuk menghalangi mereka. Sempat terjadi dorong-dorongan antara massa dan petugas, tetapi situasi bisa dikendalikan setelah negosiasi dilakukan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Agus Santoso, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan perwakilan demonstran agar aksi tetap berjalan tertib.
“Kami memahami aspirasi masyarakat, tetapi kami juga harus memastikan bahwa aksi ini berlangsung damai tanpa ada tindakan anarkis,” ujarnya.
Aksi Berakhir, Massa Ancam Gelombang Protes Selanjutnya
Sekitar pukul 14.00 WIB, perwakilan demonstran akhirnya diizinkan masuk untuk menyerahkan petisi kepada pihak Kedubes AS. Setelah itu, massa perlahan mulai membubarkan diri. Meski demikian, mereka menegaskan bahwa aksi serupa akan terus dilakukan jika agresi terhadap Palestina tidak dihentikan.
Demonstrasi ini merupakan bagian dari gelombang protes yang terjadi di berbagai belahan dunia. Dukungan terhadap Palestina semakin menguat, sementara tekanan terhadap Amerika Serikat untuk menghentikan bantuan militernya kepada Israel kian besar.

Komentar
Posting Komentar